28 Film Pendidikan Terbaik di Dunia yang Menginspirasi

“Tuntutlah ilmu walau sampai ke negeri China”. Pepatah umum tersebut menyiratkan maksud bahwa tidak dapat dinafikan lagi kalau pendidikan memiliki peran penting yang membawa pengaruh besar pada kehidupan seseorang. Semangat yang dijunjung tinggi menjadi modal utama dalam mengarungi dunia pendidikan demi mencetak kehidupan yang lebih cerdas dan mempunyai arah.

Mengerti seberapa besarnya peran pendidikan pada jati diri serta kehidupan seseorang membuat banyak dari kalangan sineas tidak ingin ketinggalan untuk menumpahkan inspirasi ke dalam dunia pendidikan yang disalurkan melalui sejumlah film pendidikan terbaik di dunia. Berikut ini Oliswel tampilkan beberapa judul film tentang pendidikan yang menarik dan penuh dengan inspirasi untuk setiap orang yang telah menyaksikannya.

1. Lean on Me (1989)

Lean on Me (1989) Film Pendidikan Terbaik
Lean on Me merupakan film biopik yang mengangkat kisah nyata seorang kepala sekolah berkulit hitam bernama Joe Clark alias “Crazy Joe”. Diceritakan seorang kepala sekolah berkulit hitam yang tidak lain adalah Joe Clark (Morgan Freeman) dalam menanamkan kedisiplinan pada setiap muridnya yang terkenal susah diatur tersebut. Banyak orang yang menganggap Clark otoriter, sombong, dan egois karena suka memaksakan kehendaknya sendiri tanpa peduli dengan orang lain.

Meskipun demikian, Clark dikatakan berhasil sebagai sosok kepala sekolah yang dicintai, dihormati, sekaligus dibenci, dan ditakuti. Lean on Me memberi pesan sederhana bahwa untuk mencetak para generasi muda yang berguna di masyarakat, diperlukan sesosok manusia yang penuh dedikasi, keberanian, dan ketegasan luar biasa. Secara keseluruhan, Lean on Me menjadi film pendidikan terbaik sepanjang masa yang layak ditonton oleh siapa saja yang menyukai biopik berkualitas.

2. Stand and Deliver (1988)

Stand and Deliver (1988)
Berikutnya, ada Stand and Deliver besutan Ramon Menendez yang sekaligus menjadi penulis naskah ditemani oleh Tom Musca. Stand and Deliver menampilkan kisah hidup dari seorang guru komputer yang bernama Jaime Escalante. Jamie Escalante dalam film tentang pendidikan ini diperankan oleh Edward James Olmos.

Film klasik yang rilis pada 1988 ini menggambarkan pentingnya peran guru di tengah kehidupan masyarakat saat ini. Pesan yang tersirat dari Stand and Deliver adalah “seorang guru tidak pernah percaya bahwa siswa tidak dapat belajar”. Jamie yang memiliki pandangan revolusioner sebagai seorang guru menunjukkan usahanya untuk membuat muridnya lulus ujian kalkulus.

3. Dangerous Minds (1995)

Dalam kegiatan pembelajaran, seorang guru harus bisa menyesuaikan sistem yang dianut dalam mengajar dengan keadaan kelas. Sekurang-kurangnya, itulah sedikit pesan yang ingin disampaikan oleh Dangerous Minds. Di mana seorang guru bernama Louanne Johnson mengalami kesulitan dan hampir frustasi dengan keadaan murid-murid di kelasnya, yang rata-rata berstatus ekonomi ke bawah dan memiliki geng.

Louanne yang dahulunya menjabat sebagai marinir mulai menunjukkan ketegasannya dalam mengajar. Secara berangsur, Louanne yang tadinya tidak diterima oleh anak muridnya mulai mendapatkan tempat dan bahkan mereka menyematkan sebutan “cahaya” baginya. Dalam proses dan metode pembelajaran yang ia lakukan, Louanne tidak hanya mendidik anaknya secara teoritis, tetapi juga secara emosional. Satu sisi yang harus diperhatikan oleh setiap guru pengajar, di mana keberhasilan murid atau peserta didiknya secara nyata bergantung pada metode pembelajaran yang diadopsi oleh seorang guru.

4. Mr Holland’s Opus (1995)

Mr Holland's Opus (1995)
Film Mr Holland’s Opus mencerita perjuangan seorang guru yang mengajar musik di sebuah sekolah menengah atas selama 30 tahun. Film pendidikan bagus tahun yang rilis tahun 1995 ini berhasil membopong piala dalam nominasi Oscar dan Golden Globe untuk kategori aktor terbaik.

Mr Holland’s Opus menampilkan kisah seorang musisi dan komposer berbakat bernama Glen Holland yang menjabat sebagai seorang guru. Holland mempunyai ekspetasi bahwa seorang guru bisa membuat perubahan besar pada setiap murid didikannya. Tapi setelah belum lama mengajar, Holland didapuk oleh kenyataan bahwa menjadi seorang guru bukanlah pekerjaan yang mudah.

Kenyataan pahit tersebut ia rasakan dengan melihat reaksi anak muridnya yang merepresentasikan kebosanan atas pelajaran yang dirinya berikan. Hingga kemudian, Holland menyadari dan mengubah cara pengajarannya sehingga berhasil melibatkan siswa untuk merasuk ke dalam jiwa musik. Keberhasilannya tersebut menjadikan Holland sebagai guru yang difavoritkan oleh kepala sekolah maupun para muridnya.

5. Dead Poets Society (1989)

Dead Poets Society (1989)
Dead Poets Society seakan menjadi film yang mencanangkan kebebasan berpikir dalam dunia pendidikan, khususnya di dunia sastra. Cerita bermula disaat seorang guru pengganti Bahasa Inggris bernama John Keating (diperankan oleh Robin Williams) memberikan pengarahan pandangan dengan cara yang berbeda dan tidak terikat oleh pendekatan kuantitatif kepada siswanya sepada pada umumnya.

Pada awal pertemuannya, John langsung menciptakan kesan takjub dan tak terlupakan untuk ketuju siswa yang berasal dari keluarga terhormat itu. Dia meminta siswa untuk merobek halaman yang berisi metode pendekatan tersebut. Hingga suatu hari, beberapa siswa didik John membuat perkumpulan bernama Dead Poet Society.

Sejak saat itulah jiwa-jiwa “pemberontak” dari ketujuh siswa tersebut muncul sehingga membuat John disalahkan akibat perbuatannya. Kendati demikian, John tetap disegani cara berpikirnya oleh semua murid dalam akademi tersebut. Dead Poets Society berhasil menyematkan pesan berdasarkan satu kasus yang ada pada film bertema pendidikan terbaik ini, yaitu: “Petiklah, petiklah hari, buatlah hidupmu menjadi lebih berharga!”.

6. To Sir, With Love (1967)

Film yang diproduksi pada tahun 1967 ini bercerita tentang seorang pria bernama Sidney Poitier yang terlibat hutang. Masalah yang menimpa dirinya tersebut membuat ia mengambil posisi sebagai guru pengajar di sebuah sekolah di pinggiran kota London agar bisa melunasi tagihan hutang yang jumlahnya menggunung tersebut.

Cerita yang diangkat banyak memberi inspirasi pada kita mengenai bagaimana seorang Poitier dalam perannya sebagai guru memberikan pelajaran tentang kehidupan kepada muridnya. Pelajaran tersebut Poitier rasa menjadi kebutuhan penting yang harus dimiliki oleh setiap muridnya. Dengan pelajaran tentang memahami hidup yang ia sampaikan pada kenyataannya membawa dampak yang luar biasa terhadap kehidupan pribadi para muridnya.

To Sir, With Love dengan durasi tayang 105 menit ini disutradari oleh James Clavell. Selain Sidney Poitier, ada juga nama Judy Geeson, Christian Roberts, Suzy Kendall, dan Patricia Routledge yang turut meramaikan film pendidikan yang menginspirasi ini.

7. Taare Zameen Par (2007)

Taare Zameen Par (2007)
Film pendidikan Aamir Khan berjudul Taare Zameen Par ini menceritakan seorang anak lelaki yang menderita disleksia bernama Ihsan yang dianggap bodoh oleh ayahnya sendiri. Ihsan dianggap sebagai anak bandel karena suka berbohong, hobi bolos, dan dicap sebagai pemalasn. Ihsan tampak berbeda dengan anak seusianya. Karena itu pula Ihsan tidak mempunyai teman dan bahkan seringkali dicemooh oleh teman-teman sebayanya.

Hingga suatu hari datang seorang guru bernama Ram yang diperankan oleh Aamir Khan. Ram menyadari bahwa Ihsan adalah anak spesial yang mempunyai imajinasi luar biasa. Terbukti dari banyak gambar buatannya yang unik dan kreatif. Ram dengan segala cara membantu Ihsan untuk bisa meluapkan kecerdasan yang tidak dimiliki banyak orang tersebut, terlebih dia masih anak-anak.

Taare Zameen Par merupakan film pendidikan anak dari India tahun 2007 yang diproduksi oleh Aamir Khan dengan mengambil peran sendiri sebagai guru dalam film besutannya ini. Taare Zameen Par banyak mendapatkan tanggapan positif karena inti cerita yang menginspirasi banyak orang. Pesan yang jelas ingin disampaikan oleh Aamir Khan pada film ini tak lain ialah kita sebagai manusia, tidak berhak memperlakukan buruk orang lain yang terlihat berbeda dengan kita. Juga menyinggung setiap orang tua untuk tidak membebani anak terhadap pencapaian-pencapaian yang harus ia raih.

8. 3 Idiots (2009)

3 Idiots (2009)
Selain Taare Zameen Par, ada juga 3 Idiots, sebuah film pendidikan terbaik sepanjang masa yang banyak memberikan pesan moral terkait sistem pembelajaran yang dipegang oleh banyak perguruan tinggi. 3 Idiots menceritakan kehidupan tiga orang sahabat yakni Farhan Qureshi, Raju Rastogi, dan Ranchoddas Shamaldas yang dikenal dengan nama Rancho. Jika sampai saat ini Anda belum pernah menontonnya, maka disarankan untuk tidak membaca review atau resensi mengenai film ini. Sebab, salah seorang diantara mereka bertiga ternyata menyimpan rahasia besar yang tidak pernah diketahui oleh kedua sahabatnya tersebut.

Banyak pesan moral yang bisa Anda petik setelah menonton film Bollywood bertema pendidikan berjudul 3 Idiots ini, seperti salah satu kesuksesan terbesar dalam hidup adalah di saat kita berani mengejar mimpi dan cita-cita sesuai keinginan hati. Selain itu, 3 Idiots juga memberi dampratan keras terhadap dunia pendidikan yang selama ini dianut oleh banyak pihak pendidik di mana dalam proses belajar, hal yang sepantasnya dijadikan tujuan adalah pemahaman tentang ilmu pengetahuan, bukan sebatas nilai ataupun ijazah sebagai bukti kelulusan.

9. Accepted (2006)

Accepted (2006)
Accepted menceritakan sekumpulan remaja yang baru saja lulus SMU. Peran utamanya adalah Bartleby Gaines yang harus melanjutkan pendidikannya ke jenjang perguruan tinggi. Bongkah demi bongkahan usaha yang dilakukan Gaines untuk menembus ke universitas nyatanya belum berhasil. Benar, semua universitas yang Gaines lamar menolaknya. Hal ini membuat orang tua Gaines yang sedikit kolot membahas soal pendidikan kebakaran jenggot, terlebih perasaan yang dialami oleh Gaines sendiri.

Pusing memikirkan masa depan, Gaines beserta teman-temannya mempunyai ide konyol dan bahkan mengeksekusi ide gila tersebut. Gaines mendirikan sebuah universitas fiktif dengan tujuan membebaskan diri dari tekanan yang dibawa orang tuanya. Universitas fiktif buatannya diberi nama South Harmon Institute of Technology atau disingkat S.H.I.T yang menggunakan konsep pembelajaran yang lebih fleksibel dan sederhana. Berlalunya hari menjadikan S.H.I.T semakin banyak peminatnya. Tentunya, mereka yang berminat masuk juga bernasib sama dengan pendiri universitas palsu tersebut. Lalu, bagaimana kelanjutan dari universitas yang membawa revolusi baru di dunia pendidikan ini?

Accepted menjadi salah satu film Hollywood bertemakan pendidikan dengan bumbu komedi yang layak untuk Anda tonton. Dikepalai oleh seorang Steve Pink dan penulis naskah oleh Adam Cooper, Bill Collage, dan Mark Perez. Film ini menampilkan kenyataan sebenarnya mengenai dunia pendidikan yang terasa tidak adil untuk sebagian orang. “Jangan menilai orang dari luarnya saja”, itulah pesan yang disampaikan oleh film pendidikan moral Accepted. Terdengar klise? Memang. Tapi, seperti itulah realita yang berlangsung di tengah masyarakat modern seperti sekarang ini.

10. Gifted Hands: The Ben Carson Story (2009)

Gifted Hands: The Ben Carson Story (2009)
Pendidikan tidak melulu diraih di sekolah atau universitas, karena itu ada pernyataan yang menyebutkan kalau ibu adalah sekolah terbaik bagi anak-anaknya. Itulah yang nampak pada film Gifted Hands: The Ben Carson Story ini. Ben Carson dan kakaknya yang dididik dengan cara berbeda dari kebanyakan anak.

Ibu kandung Carson dan Curtin, kakanya, selalu memberi tugas kepada mereka berdua untuk menghabiskan dua buku dalam seminggu. Buku yang telah dibaca tadi harus dibuat ringkasannya dan diterangkan mengenai isinya pada sang ibu. Pendidikan yang luar biasa dari sang ibu berhasil menjadikan Carson yang sebelumnya selalu mendapatkan nilai rendah mendapati perubahan yang menakjubkan. Nilainya beranjak naik dan pendidikannya berlanjut hingga jenjang perguruan tinggi.

Selain menampilkan pendidikan dalam keluarga, Gifted Hands: The Ben Carson Story juga memberikan pelajaran kepada kita untuk selalu percaya diri. Peran sang ibu pada film pendidikan berkarakter ini menjadi pelecut untuk setiap penonton agar menghargai kerja keras seorang ibu yang telah bekerja keras untuk membesarkan anaknya hingga berhasil dan sukses. “You can do what either can do, but only you can do better”, itulah kutipan berharga yang setidaknya harus Anda tanamkan dalam hati agar semangat dalam menggapai mimpi tak pernah redup.

11. The Miracle Worker (2000)

The Miracle Worker (2000)
The Miracle Worker mengisahkan perjuangan seorang wanita bernama Helen Keller yang pada usia ke 19 bulan mengidap penyakit yang membuatnya harus kehilangan kemampuan melihat, mendengar, dan berbicara. Helen yang tadinya liar karena frustasi akan dirinya yang tak mampu memaknai keadaan sekitar berubah menjadi seseorang yang lebih lembut dan santun setiap bertemu orang. Perubahan besar pada dirinya menjadi buah keberhasilan dari gurunya yang mengerti bagaimana seharusnya mengembangkan orang-orang seperti Helen.

The Miracle Worker merupakan film pendidikan mengharukan yang digagas oleh Nadia Tass pada tahun 2000. Dibintangi oleh Hallie Kate Eisenberg, Alison Elliot, dan David Strathairn. Pesan moral utama yang dibawa oleh The Miracle Worker ialah mengenai tindakan kita yang seharusnya memperlakukan penyandang disabilitas sebagaimana orang-orang normal. The Miracle Worker menghadirkan hikmah yang diperoleh dari sebuah perjuangan, kerja keras, dan harapan akan hal-hal yang terbilang mustahil diwujudkan.

12. Renaissance Man (1994)

Renaissance Man (1994)
Film mengenai pendidikan yang berasal dari Amerika ini pertama kali rilis pada tahun 1994. Menceritakan perjuangan seorang Bill Rago yang diperankan oleh Danny DeVito dengan akting yang mengagumkan. Dalam film ini, Bill yang merupakan seorang guru pengajar bahasa Inggris di sebuah pangkalan militer. Bill dihadapkan dengan sekelompok mahasiswa berprestasi dengan status ekonomi rendah yang menjadikan mereka tampak apatis perihal pendidikannya.

Film pendidikan akmil berjudul Renaissance Man dengan durasi tayang 128 menit ini cukup menarik untuk Anda simak bersama keluarga di hari libur. Disutradarai oleh Penny Marshall dengan mengangkat tema komedi yang mendominasi banyak adegan. Bintang lain yang turut memerankan tokoh dalam Renaissance Man antara lain Gregory Hines, James Remar, Cliff Robertson, Ed Begley, Jr., Lillo Brancato, Jt., Stacey Dash, dan masih banyak lagi.

13. Freedom Writers (2007)

Freedom Writers (2007)
Freedom Writers mengikuti seorang guru wanita bernama Erin Gruwell yang mengajar di sebuah kelas yang disesaki oleh para murid yang rasis, tak mau mendengarkan apa kata gurunya, bahkan sampai berani melawan gurunya sendiri. Meskipun demikian, Erin sangat optimis dan yakin bahwa kesabaran, perhatian, dan bentuk kasih sayang dalam mendidik murid-muridnya dapat membawa mereka ke arah kehidupan yang lebih baik.

Film Freedom Writers ini serupa namun tak sama dengan Dangerous Minds. Diangkat berdasarkan kisah nyata, tak heran bila Freedom Writers dianggap sebagai salah satu film tentang pendidikan yang betul-betul menginspirasi banyak orang, terutama guru yang mendapati murid-murid berbeda kondisi ekonomi dengan kebanyakan sekolah lain.

14. The Chorus (2004)

The Chorus (2004)
Merupakan film Perancis dengan judul Les Choristes. Mengambil setting pasca perang dunia kedua, tepatnya di Perancis pada tahun 1949. Dengan membawa cerita yang inspiratif mengenai seorang guru yang gagal menjadi musisi terkenal namun berhasil melahirkan musisi luar biasa menjadikan The Chorus berhasil meraih penghargaan untuk film berbahasa asing terbaik di Academy Award tahun 2005.

The Chorus mengawali cerita dengan alur mundur. Pertemuan dua orang lelaki yang dahulunya berada di satu sekolah sama bernama Fond de L’Etang yang artinya Dasar Danau. Sekolah tersebut dipimpin oleh Rachin yang tanpa rasa belas kasih memberlakukan aturan keras. Di mana ada aksi, disitu ada reaksi. Di mana ada pelanggaran, disitu ada hukuman yang harus diterima.

Hingga suatu hari datang seorang guru bernama Clement Mathieu yang membuat siswanya semakin hari merasakan kenyamanan di sekolah tersebut berkat kehadirannya. Mathieu memperkenalkan musik pada murid-muridnya yang terkenal nakal dan liar tersebut. Sampai satu waktu Mathieu membentuk paduan suara dan merangkum kisahnya sendiri, serta menepati janjinya untuk mendaftarkan seorang siswanya untuk mendapat beasiswa pada sebuah sekolah musik.

15. I Not Stupid Too (2006)

I Not Stupid Too (2006)
Kepribadian dan perilaku setiap anak merupakan pengaruh dari lingkungan yang melingkupinya. Begitulah kiranya potret yang ingin ditampilkan pada I Not Stupid Too. Merupakan film yang dengan jelas menampilkan konflik antara orang tua dan anak seperti yang saat ini banyak terjadi.

Film I Not Stupid Too yang diproduksi pada tahun 2006 ini cocok ditonton oleh setiap orang tua dan guru. Sebagai orang tua, memang pekerjaan seakan menjadi kewajiban yang harus dilakukan oleh setiap orang tua untuk memenuhi kebutuhan keluarganya. Tetapi jangan lupa, anak tetap memerlukan perhatian agar tidak mengalami hal serupa seperti Jerry dan Tom pada film ini.

Begitupun dengan guru, I Not Stupid Too menggambarkan realita pendidikan masa kini di mana terdapat perlakuan-perlakuan diskriminatif serta tidak adil bagi murid dengan kemampuan di bawah rata-rata. Film pendidikan terbaik yang satu ini benar-benar memberikan pemahaman kepada setiap orang tua dan guru dalam mendidik anak ataupun siswa/i nya.

16. School of Rock (2003)

School of Rock (2003)
Sebuah film tentang pendidikan Amerika dengan genre komedi yang diproduksi pada tahun 2003 lalu di Amerika Serikat. Disutradarai oleh Richard Linklater, cerita ditulis oleh Mike Putih. Bintang utama dalam film ini adalah Jack Black yang memerankan sosok Dewey Finn. Film ini meraup berhasil mencetak hits dengan meraup hasil USD 131 juta dari anggaran produksi sebesar USD 35 juta.

School of Rock menceritakan kisah seorang pria bernama Dewey Finn yang mempunyai kegilaan terhadap musik rock. Cerita bermula setelah Finn dtendang dari grup band-nya hingga kemudian menyamar menjadi guru pengganti di sebuah sekolah elit guna mencari penghasilan untuk menutupi biaya sewa rumahnya yang telah menunggak.

Finn mengenalkan musik rock pada anak muridnya yang terbilang pendiam. Perjuangannya tidak selalu berjalan mulus, dia harus menjadi seorang guru yang tampak berwibawa di hadapan guru lain untuk menutupi kedoknya. Tidak disangka-sangka, salah seorang di sekolah tersebut ternyata juga mempunyai kegilaan terhadap musik rock.

17. Akeelah and The Bee (2006)

Akeelah and The Bee (2006)
Akeelah and The Bee menyajikan cerita inspirasional yang juga banyak ditampilkan oleh film-film sejenis lainnya. Tetapi sang sutradara Doug Atchison berhasil membalut film pendidikan inspiratif ini dengan kisah perjuangan, persahabatan, dan dibumbui dengan elemen kekeluargaan sehingga menjadikan Akeelah and The Bee cukup menghibur dan inspirasional.

Akeelah and The Bee mengikuti kisah seorang anak perempuan keturunan Afrika-Amerika bernama Akeelah yang baru berusia 11 tahun. Akeelah sangat menyukai kegiatan mengeja. Kesukaannya dalam mengeja membawa Akeelah melenggang ke kompetisi nasional. Dalam perjalanannya, Akeelah bertemu dengan dua anak lain yang juga mempunyai tujuan sama untuk menjuarai kompetisi mengeja tingkat nasional.

Sebuah drama keluarga yang bisa Anda jadikan “hadiah” untuk memotivasi anak dalam kegiatan belajar dan membangun mimpi. Akeelah and The Bee menjadi salah satu film pendidikan terbaik di dunia yang sarat akan pesan-pesan moral, menyampaikan daya dan semangat luar biasa dengan memegang teguh sikap pantang menyerah dalam menggapai impian hidup.

18. Music Of The Heart (1999)

Music Of The Heart (1999)
Bermula dengan kisah sepasang kekasih yang mengalami keretakan hubungan. Roberta yang “ditinggal pergi” suaminya memutuskan untuk menjadi guru musik di salah satu sekolah. Semangat yang tertanam pada diri Roberta muncul berkat dorongan dari ibunda tercintanya.

Kedatangan Roberta disambut dengan sikap skeptis oleh para murid dan orang tua. Hal tersebut tidak membuat Roberta menyerah, dia tetap ingin mengeksplorasi kemampuan para muridnya dalam bermain musik. Perjuangan Roberta untuk menunjukkan kualitas dirinya mulai diakui dan disambut dengan baik. Hingga kemudian, Roberta mendapati masalah ketika hendak mengikuti sebuah lomba musik yang mengikutsertakan murid didikannya itu.

Film bergenre drama musikal ini terbit pada tahun 1999. Disutradarai oleh We Caven dan penulis skenario Pamela Gray serta Meryl Streep yang berperan sebagai Roberta dalam film pendidikan terbaik ini. Dengan durasi tayang 126 menit, Music of The Heart cukup menyuntikkan kita semangat pantang menyerah pada keadaan sulit.

19. Finding Forrester (2000)

Finding Forrester (2000)
Kami sendiri belum bisa menyimpulkan apakah Finding Forrester termasuk ke dalam jajaran film barat bertema pendidikan atau tidak. Yang jelas, banyak orang yang merasa terpecut keinginan belajarnya setelah menonton film ini. Untuk itu, jangan sampai Anda lewatkan salah satu film yang mengolaborasikan unsur sastra dan penulisan dalam ceritanya ini.

Finding Forrester mengisahkan seorang remaja Afrika bernama Jamal Wallace yang mempunyai hobi bermain basket. Selain bermain basket, Jamal juga mempunyai hobi membaca dan menulis. Cerita dimulai ketika Jamal menunjukkan kecurigaan terhadap seorang pria yang tinggal di sebuah apartemen.

Kecurigaan tersebut diawali dengan tas Jamal yang berisikan coretan dan kritik yang mengoreksi tulisannya. Hingga suatu ketika, Jamal “berguru” dengan orang tersebut dan membawa akhir cerita yang luar biasa mengagumkan. Bagaimanakah hasil tulisan Jamal berikutnya? Siapa pria yang menjadi pembimbing Jamal tersebut? Anda perlu menyaksikan sendiri bagaimana film luar bertema pendidikan ini memberikan inspirasi yang luar biasa pada kehidupan Anda.

20. Half Nelson (2006)

Half Nelson (2006)
Berbeda dengan kebanyakan film yang membahas pendidikan, Half Nelson menampilkan realita bahwa setiap manusia mempunyai dua atau lebih sisi yang berbeda tanpa memandang profesi. Begitupun dengan guru yang sudah sepantasnya menjadi panutan, bukan berarti mereka sempurna.

Pada Half Nelson memang terkesan sedikit absurd, namun jika kita mau berpikir sedikit logis, maka kesan yang dihasilkan benar-benar natural. Di mana seorang guru bernama Dan Dunne, seorang guru sejarah yang tidak manut dengan kurikulum, tetapi dengan kreatif membuat siswanya interaktif dalam mempelajari sejarah.

Tidak ada yang mengira kalau sosok Dunne juga mempunyai ‘sisi gelap’ yang bertolak belakang dengan profesinya. Di pagi hari Dunne tampak berwibawa dengan memegang jabatan sebagai guru, tapi seketika dia seperti menjungkirbalikkan dirinya sendiri saat malam tiba. Sosok guru pada film ini tidak dibuat super sempurna yang dapat membuat siswanya terharu seperti kebanyakan film luar negri bertema pendidikan. Dunne yang diperankan oleh Ryan Gosling pada film ini didesain sangat ‘manusiawi’. Berkat aktingnya yang sangat meyakinkan, namanya sempat tercatut dalam nominasi Oscar untuk kategori aktor terbaik.

21. Monalisa Smile (2003)

Monalisa Smile (2003)
Monalisa Smile merupakan film pendidikan motivasi yang diproduksi pada tahun 2003. Disutradarai oleh Mike Newell dan ditulis oleh Lawrence Konner dan Mark Rosenthal. Bintang dalam film ini ada Julie Roberts, Kirsten Dunst, Julia Stiles, Maggie Gyllenhaal, dan banyak lagi dengan perannya masing-masing.

Film Monalisa Smile menceritakan seorang wanita bernama Katherine Watson yang memegang profesi sebagai seorang dosen sejarah di institusi pendidikan tinggi bagi perempuan yang berada di New England, Wellesley College yang diisi dengan murid-murid luar biasa cerdas.

Katherine telah lama menginginkan perubahan pada pandangan yang selama ini menyubordinasi kedudukan perempuan. Realita yang masih berlaku hingga kini di mana setinggi-tingginya pendidikan seorang wanita, pada akhirnya ia harus nurut dengan suami dan “bekerja” sebagai ibu rumah tangga. Cita-cita Katherine untuk melawan budaya yang ada pada tahun 50-an tersebut tak jarang menimbulkan polemik antar dirinya dengan murid dan bahkan pihak kampus.

22. Coach Carter (2005)

Coach Carter (2005)
Film Coach Carter bisa ditonton untuk Anda yang masih berstatus pelajar ataupun orang tua yang mempunyai anak dengan hobi yang kerap menjadikannya malas bersekolah. Film pendidikan budi pekerti yang diangkat dari kisah nyata ini dapat menjadi motivasi untuk siapa saja yang pernah terselip niatan untuk berhenti menuntut ilmu di institusi pendidikan agar bisa lebih fokus mengejar cita-citanya.

Coach Carter merupakan seorang pelatih basket sekaligus alumni di SMA Richmond. SMA Richmond sendiri merupakan sekolah yang sering menjadi langganan juara basket tingkat SMA sehingga banyak pemainnya yang dilirik oleh klub NBA. Hal inilah yang membuat para orang tua rela berupaya agar anaknya bisa masuk tim olahraga terkenal itu.

Hal tersebut pula yang ternyata menjadi pikiran pelatih Carter. Dia tidak ingin jika setelah dewasa, anak didiknya hanya mempunyai kemampuan melempar bola. Carter ingin ketika mereka lulus, mereka menjadi orang yang bertanggung jawab untuk keluarga, masa depan, dan cita-citanya. Prinsip Carter inilah yang menjadikan ia sebagai pelatih yang menjunjung tinggi kedisiplinan. Prinsip yang dipegang Carter pula yang menjadikan film pendidikan karakter ini semakin menarik dan menginspirasi.

23. The First Grader (2010)

The First Grader (2010)
The First Grader menjadi suguhan yang tidak biasa. Berangkat dari kisah inspirasional seorang kakek berkebangsaan Kenya, Kimani Ng’ang’a Maruge yang namanya tercatat dalam Guiness Book sebagai orang tertua (84 tahun) yang mendaftar masuk ke sekolah dasar. Film ini berada di bawah arahan sutradara Justin Chadwick yang bekerja sama dengan BBC Films untuk melakukan penggarapan.

Sosok Maruge yang diperankan oleh Oliver Litondo menawarkan cerita perjalanan hidup seorang kakek tua yang mengiris hati. Keinginan Maruge untuk menyicipi dunia pendidikan ke sekolah dasar bermuara pada alasan yang terbilang sederhana: ia hanya ingin membaca surat yang telah lama disimpannya sejak lama tanpa dibacakan orang lain. Dia tidak memilki kemampuan membaca ataupun menulis karena sepanjang hidupnya tidak sempat mencicipi manisnya pendidikan.

Film The First Grader juga menceritakan betapa kakunya sistem pemerintahan sehingga membuat para guru kesulitan untuk memberikan sarana pendidikan terbaik bagi para muridnya. Bukan hanya itu, film pendidikan dunia ini juga akan membuat siapa saja yang menyepelekan pendidikan dan mempersulit akses pendidikan tertunduk malu. Dan sudah pasti, film ini akan membuat Anda tak mampu menahan air mata melihat perjuangan Maruge, sosok kakek ringkih yang harus berjalan jauh tanpa alas kaki disokong tongkat hanya untuk sekadar belajar alfabet.

24. The Great Debaters (2007)

The Great Debaters (2007)
Film yang bergerak atas arahan Denzel Washington ini mengisahkan perjuangan seorang pria bernama Melvin B. Tolson yang menjadi pelatih tim debat murid-murid kulit hitam. Tolson menginginkan murid-muridnya bisa ikut lomba debat yang diselenggarakan di Amerika pada 1930an. Namun sayangnya, tingkat diskriminasi di daerah bagian Texas tempat Tolson mengajar masih sangat tinggi.

Tolson harus berupaya keras untuk melatih murid-muridnya agar bisa memenangkan kompetisi debat tersebut. Dirinya juga meyakinkan murid-muridnya yang sempat pesimis akan menelan kekalahan dan tidak pernah mendapatkan kesempatan untuk selalu yakin akan kemampuannya. Tolson melatih anak-anak itu dengan giat. Perjuangan ia berhasil membawa tim debatnya masuk ke final dan melawan salah satu sekolah terkenal bernama Harvard.

25. Detachment (2011)

Detachment (2011)
Detachment adalah film drama asal Amerika rilisan tahun 2011 yang mengangkat tema pendidikan. Film ini disutradarai oleh Tony Kaye dan ditulis oleh Carl Lund. Bintang yang memerankan tokoh-tokoh dalam film ini antara lain Adrien Brody, Marcia GayHarden, Christina Hendricks, Batty Kaye, dan masih banyak lagi.

Film Detachment menceritakan seorang guru pengganti bernama Henry Barthes yang bermasalah dengan hubungan emosional dan mempunyai kebiasaan berpindah tempat dari satu daerah ke daerah lain untuk menghindari ikatan dengan seorang siswa ataupun guru.

Detachment menjadi film yang sangat original dan menarik untuk disimak. Film ini mengubah animasi (coretan tangan dan papan tulis) menjadi tragedi (darah dan air mata). Salah satu hal yang menjadikan Detachment menjadi film pendidikan terbaik adalah keunikan cerita dan akting sahih dari seorang Adrien Brody.

26. Good Will Hunting (1997)

Good Will Hunting (1997)
Film Good Will Hunting merupakan film yang rilis pada tahun 1997 silam. Disutradarai oleh Gus Van Sant, ditulis oleh Matt Damon dan Ben Affleck yang juga memerankan dua tokoh dalam film ini. Aktor lain yang juga memainkan tokoh penting dalam film ini adalah Robin Williams dan Stellan Skarsgard.

Good Will Hunting menawarkan kisah yang menarik untuk diikuti. Menceritakan seorang office boy dengan otak jenius yang tidak diketahui banyak orang. Suatu hari ia dipergoki oleh seorang profesor ketika dirinya tengah menyelesaikan soal matematika yang sangat sulit dan tidak bisa dikerjakan oleh satupun murid di institut tersebut.

Sang profesor yang mengetahui bahwa office boy bernama Will Hunting itu mempunyai otak jenius berupaya untuk membantunya mengeluarkan potensi-potensi lain yang terpendam dalam dirinya. Namun perjuangan sang profesor tidak berjalan mulus. Meskpun Hunting mempunyai kecerdasan di atas rata-rata, dirinya telah terbiasa dengan hidup yang serba berantakan. Mampukah sang profesor membuat William Hunting bisa memanfaatkan kecerdasan yang ia milki?

27. The Ron Clark Story (2006)

The Ron Clark Story (2006)
Terinspirasi dari kisah seorang guru muda yang energik dan cerdas film The Ron Clark Story dibuat. Mengulang kembali perjuangan Clark, seorang guru di sebuah sekolah di kota New York sehingga menjadikannya guru terbaik. Kelas dengan murid yang susah diatur tersebut acapkali membuat banyak guru tidak sanggup untuk mengajar di kelas tersebut.

Clark memberlakukan aturan “We are family” untuk membangkitkan rasa persaudaraan antar satu siswa dengan yang lain. Mr. Clark menjelaskan bahwa dalam sebuah keluarga terdapat sikap saling menyayangi, menghargai, dan menghormati satu sama lain. Itulah yang membedakan Clark dengan guru lain.

Hari terus berlalu. Dengan aturan yang sama, Clark berhasil membangun hubungan yang baik dengan para siswa dan orang tua mereka. Clark yang cerdas dan inovatif telah menjadikan para siswa sangat menyayanginya. Film The Ron Clark Story sangat pantas jika disebut sebagai film pendidikan terbaik. Penuh dengan inspirasi yang terus melekat di hati penontonnya akan jasa guru yang sangat sayang dan menginginkan perubahan terbaik pada setiap muridnya.

28. Entre Les Murs / The Class (2008)

The Class (2008)
Mengadaptasi cerita dari novel Entre les murs tahun 2006 karya Francois Begaudeau yang berjalan di bawah arahan sutradara Laurent Cantet. Ini adalah film Perancis pertama dalam 21 tahun yang berhasil menyabet Palme d’Or dalam Festival Film Cannes 2008.

Entre Les Murs (atau The Class) menceritakan seorang guru bahasa Perancis bernama Francois Marin yang mencoba bertahan menghadapi murid-murid kelasnya yang berasal dari latar belakang berbeda, ras berbeda, ekonomi berbeda, suka membantah, tidak sopan, dan tidak disiplin. Kondisi yang tentu tidak mudah bagi Marin untuk bertahan di kelas tersebut.

Marin dalam film ini tidak dianugerahi dengan kesan pahlawan seperti kebanyakan film bertemakan pendidikan lain. Film ini didominasi oleh percakapan dan ruangan sekolah yang mungkin membuat Anda bosan. Namun, jika Anda memperhatikan detil cerita, banyak materi atau isi percakapan yang menyentuh banyak hal dalam skala yang luas. Perbincangan yang ada mengalir secara natural didukung dengan ekspresi para karakter yang tampil meyakinkan berhasil membuat Entre Les Murs membawa suasana kelas sebagamana mestinya dalam sebuah karya layar lebar.

Berikan Komentar