28 Film Horor Barat Terseram, Terbaik, dan Terpopuler

Pintu terbuka sendiri, suara langkah kaki tanpa wujud, bayangan hitam di luar jendela, hingga ketukan-ketukan dari balik dinding, semua bisa ditemukan pada film-film bergenre horor. Meskipun menakutkan, ternyata satu genre ini memiliki banyak penggemar karena sensasi menyaksikan film horor memang terasa lebih istimewa dibanding menonton film-film bergenre lain.

Jika Anda mengaku sebagai pecinta film horor yang mempunyai nyali tinggi, maka Oliswel.com akan tantang Anda untuk menonton salah satu, dua, atau lebih film horor barat terseram pada daftar berikut. Pasalnya, daftar film horor yang akan ditampilkan berikut ini dapat mematahkan nyali siapapun saat menontonnya. Tanpa panjang lebar lagi, langsung saja disimak deretan film yang bisa memancing ketakutan dan rasa ngeri dari penontonnya berikut ini.

1. The Sixth Sense (1999)

Film Horor Barat The Sixth Sense (1999)

Aktor yang telah menuntaskan sekuel demi sekuel film Die Hard, Bruce Willis, pada penutupan era 90 juga tampil memukau pada film horor barat terbaik bercampur psikologi yang digawangi oleh M. Night Shyamalan. Meski diakui oleh cukup banyak kritikus terdapatnya plot hole, The Sixth Sense tetap layak dianggap sebagai film horor barat seram yang pernah dimiliki oleh Hollywood. Pada film ini, Bruce Willis ditugasi oleh Night untuk memerankan tokoh bernama Dr. Malcolm Crowe, seorang dokter di bidang psikologi anak yang tengah menikmati kehangatan hubungannya dengan istri tercinta.

Suatu ketika, Dr. Crowe ditimpa oleh insiden yang diperbuat oleh sesosok pemuda yang mengaku dirinya dulu adalah pasien dari Dr. Crowe. Tak lama kemudian, Dr. Crowe mengunjungi mantan pasien anak lain bernama Cole Sear (Haley Joel Osment). Dr. Crowe yang merasakan Cole butuh bantuan terus membuntuti Cole kemana pun Cole pergi. Hingga tiba saatnya Cole mengatakan pada Dr. Crowe kalau dirinya tak hanya bermasalah secara psikologis, tetapi juga mempunyai masalah dengan kemampuannya melihat orang mati yang berjalan seperti orang hidup.

Unsur horor dan psikologi yang digabungkan oleh The Sixth Sense berpadu dengan romantis sehingga sukses menghanyutkan keinginan besar penonton untuk mengetahui apa yang terjadi sebenarnya. Sedari awal, The Sixth Sense langsung membubuhkan kunci utama untuk penontonnya yang sadar. Jika Anda tidak menemukan kunci apakah itu, Anda bisa menyimak The Sixth Sense sampai ceritanya berakhir dan terbongkar rahasia terbesar yang selama ini tidak disadari oleh Anda dan bahkan para pemainnya sendiri. Rahasia apakah itu?

2. The Others (2001)

The Others (2001)

Setelah dibikin merinding oleh The Sixth Sense, dua tahun setelah “kepergiannya”, Hollywood kembali digemparkan oleh The Others yang ditangani oleh sutaradara kelahiran Chili, Alejandro Amenabar. Dengan menampilkan kisah tentang rumah hantu yang sudah umum diangkat oleh film horor barat paling seram lainnya, The Others mungkin terasa kurang istimewa. Tapi tunggu dulu, kalau Anda hanya mengira-ngira The Others itu biasa, maka anggapan tersebut salah besar.

The Others akan mengajak Anda kembali ke dataran Eropa pada tahun 1945. Di sebuah rumah besar, tinggal Grace Stewart, janda dari tiga anak yang ditinggal mati suaminya saat perang. Untuk membantu pekerjaan rumahnya, Grace menerima tiga orang yang menawarkan dirinya untuk menjadi pembantu di rumah tersebut. Ketiga orang itu, Bertha, Lydia, dan Edmund, diterima kerja dengan berbagai aturan yang salah satunya mereka dilarang membuka gorden di siang hari.

Awalnya semua berjalan normal sampai suatu hari Grace merasakan keanehan pada Anna, putri cantiknya yang berteman dengan seorang anak kecil bernama Viktor. Padahal, tidak ada nama Viktor di antara mereka di rumah tersebut. Semenjak itu, Grace mulai merasakan berbagai gejala ganjil yang timbul di rumahnya. Grace merasakan kehadiran penghuni lain yang tak kasa mata dan mereka semua merasa terganggu. Lantas, siapakah Viktor dan penghuni lain di rumah besar milik Grace?

Pada beberapa bagian, The Others akan terasa sejalur dengan The Sixth Sense garapan Shyamalan. Yang membedakan, Alejandro mendadani The Others dengan idealismenya sendiri. Hantu pada film horor barat anak kecil ini tidak disuguhkan dengan sosok besar dan menyeramkan yang umum dijumpai oleh film bertema serupa, melainkan lebih “humanis” tapi tanpa mengabaikan unsur ketegangan. Satu hal yang membuat The Others masuk ke dalam daftar film horor terseram sepanjang masa adalah dikarenakan kisahnya yang begitu dekat dengan kehidupan nyata di mana setiap rumah pasti ada penghuni lain selain kita.

3. The Haunting (1963)

Jauh sebelum kehadiran The Others yang telah meneror banyak orang, Hollywood sudah pernah memperlihatkan suasana rumah berhantu yang sangat mencekam. The Haunting yang pertama dirilis di tahun 1963 ini kemudian dibuat ulang oleh sutradara Jan de Bont juga digadang-gadang sebagai film horor barat terbaik yang pernah dimiliki oleh Amerika. Kisah pada The Haunting diambil dari novel Shirley Jackson berjudul The Haunting Hill House yang terbit pada tahun 1959.

Untuk Anda yang sangat penasaran dengan film horor barat paling menyeramkan kepunyaan Hollywood ini, The Haunting secara garis besar memperlihatkan sebuah rumah bernama Hill House yang berhantu dan berbahaya bagi siapa pun penghuninya. Para hantu di Hill House tak pernah berhenti menggangu satu pun penghuni di rumah tersebut. Oleh karenanya, tak ada satu pun penghuni yang mampu bertahan tinggal di rumah tersebut dalam hitungan hari.

Alasan mengapa Anda disarankan sekali untuk menonton film horor barat jaman dulu ini karena sebagai ukuran film di era 60-an, The Haunting mampu menghadirkan kengerian tanpa bantuan efek spesial yang saat ini sudah marak digunakan oleh hampir semua film. Sutradara Robert Wise begitu pintar untuk mengundang perasaan takut penontonnya hanya dengan mengatur kenop pintu yang berputar sendiri, suara dentuman keras, dan dinding yang menggembung dengan sendirinya.

4. Stir of Echoes (1999)

Stir of Echoes (1999)

Apabila diukur dari segi cerita dan ketegangan yang dimiliki, Stir of Echoes mungkin belum mampu menandingi kehebatan dari The Sixth Sense ataupun The Others. Tapi apa yang dihadirkan oleh David Koepp lewat film horor Hollywood ini tak bisa Anda biarkan sebatas berlalu. Karena pada dasarnya, setiap film horor barat terlaris dikatakan berhasil jika sukses membuat penontonnya merasakan kengerian ketika menontonnya.

Stir of Echoes sendiri juga mengangkat tema tentang rumah berhantu di mana tokoh utamanya adalah pria bernama Tom Witzky (Kevin Bacon). Tom yang hidup bahagia di rumah sederhana bersama istrinya, Maggie (Kathryn Erbe), dan anaknya itu pun harus menghadapi kehidupan yang berbeda setelah menantang temannya untuk menghipnotis dirinya. Setelah dihipnotis, Tom bisa melihat makhluk lain yang telah lama bersemayam di rumah berlantai dua yang ditinggalinya. Masalahnya, makhluk tersebut tak suka dilihat oleh siapa pun, termasuk Tom.

Jika Anda baru memulai pengalaman untuk menjadi pengagum film hantu, maka Stir of Echoes sangat direkomendasikan untuk Anda saksikan pertama kali. Alasannya, Stir of Echoes bisa dinikmati dengan mudah oleh penikmat horor pemula tanpa harus dipusingkan dengan cerita yang rumit ataupun penampakan-penampakan yang sebegitu menakutkannya dari sosok hantu-hantunya. David Koepp yang didukung oleh Kevin Bacon lewat aktingnya telah membuat Stir of Echoes cukup uskses menyajikan film yang cukup mendebarkan untuk ukuran pemula.

5. Insidious (2010)

Insidious (2010)

Untuk yang satu ini, bisa dipastikan semua pecinta film dari genre apapun di tanah air pernah mendengarnya. Insidious memang sempat menjadi hype saat perilisannya. Bangku-bangku bioskop telah memanggil banyak orang untuk duduk santai menikmati horor-horor mencekam mulai paruh pertama hingga klimaksnya. Selain menimbulkan rasa was-was, cemas, dan rasa takut saat menontonnya, Insidious juga dianggap sebagai film horor barat terseram yang cerdas karena berusaha untuk memberikan gambaran tentang dunia lain serta alam transisi yang memisahkan alam manusia dengan alam para makhluk halus.

Jika sampai detik ini Anda belum pernah menonton Insidious, maka sebaiknya Anda ketahui kalau Insidious ingin mengajak Anda berpetualang bersama sebuah keluarga yang dikepalai oleh Josh Lambert bersama istrinya, Renai, yang mempunyai anak bernama Dalton yang baru pindah ke rumah baru. Di rumah tersebut, banyak terjadi hal-hal aneh seperti buku-buku jatuh, kardus yang berpindah tempat, dan suara-suara aneh dari alat pemantau bayi.

Sampai suatu hari, Dalton tak terbangun dari tidurnya selama 3 bulan. Sempat dirawat ke rumah sakit dan kemudian Dalton dibawa kembali ke rumah untuk menjalani perawatan. Untuk meredakan rasa takut yang terus membuntuti akhirnya Josh dan Renai memutuskan untuk pindah ke rumah baru. Permasalahannya, hal-hal misterius yang terjadi di rumah tersebut bukan berasal dari rumah itu, melainkan dari salah satu anggota keluarga Josh. Siapakah itu?

Film horor barat keluarga yang digawangi oleh James Wan ini digarap dengan cukup cerdas olehnya. Jika pada film-film horor lain hanya berpusat pada hantu yang mengganggu, maka Insidious juga memperlihatkan alam lain yang ditinggali oleh jiwa-jiwa yang tersiksa tanpa melakukan apa-apa. Selain itu, pada beberapa scene Insidious akan membuat jantung Anda berdegup kencang untuk beberapa saat sebelum dibuat “berhenti” dengan sesuatu yang mengejutkan.

6. The Fog (1980)

Pada deretan berikutnya ada The Fog yang termasuk film horor barat jadul kepunyaan Hollywood. The Fog merupakan film besutan John Carpenter yang juga pernah menggarap film bergenre sama berjudul Halloween yang menurut banyak orang masih kalah seram dengan The Fog. Jika di Halloween Carpenter menyuguhkan sebuah urband legend ke dalam dunia nyata, maka di The Fog dia langsung memasukkan urband legend itu sendiri.

Kisahnya dibuka dengan pria tua yang menceritakan kisah horor mengenai kabut pekat yang misterius yang menenggelamkan sebuah kapal saat mengadakan acara api unggun. Tak lama setelah itu, apa yang baru saja diceritakan datang sebagai kenyataan yang menyisakan teror berkepanjangan bagi setiap orang di kota kecil bernama Antonio Bay itu. Para hantu yang datang dengan niat buruk untuk melakukan balas dendam atas kematiannya karena ulah para konspirator di kota itu 100 tahun silam. Kiranya, siapa yang akan menanggung kemarahan dari para hantu itu, apakah penduduk kota atau segelintir orang yang masih menjadi keturunan dari para konspirator penyebab kematian hantu-hantu tersebut?

Sedari perkenalan pertama, The Fog tanpa basi-basi langsung mendatangkan teror yang mencekam. Untuk Anda yang menganggap ini adalah film horor yang banyak menampilkan adegan mengagetkan, maka sebetulnya The Fog bukanlah film semacam itu. Carpenter ternyata cukup kejam dengan tujuan awalnya di mana dia ingin membuat penontonnya merasakan ketakutan hingga ceritanya berakhir, bukan hanya pada saat-saat tertentu saja, seperti hantu yang nongol atau benda yang terlempar tiba-tiba.

Jika bicara daya dobrak mungkin The Fog terasa seperti terburu-buru. Padahal, Carpenter sedari awal tak menginginkan kengerian yang dihadirkan oleh film ini hanya menciutkan nyali untuk sesaat. Oleh karenanya, jangan heran jika Anda dibuat tak berdaya saat menontonnya. Terlebih dengan kemampuan lain Carpenter yang dimanfaatkan untuk mengatur scoring musiknya yang tanpa melihat pun, Anda akan merasakan bagaimana hal misterius yang untuk merusak ketenangan Anda bakal hadir tak lama lagi.

7. The Entity (1982)

The Entity (1982)

Sampai poin ini, mungkin Anda baru menyadari kalau ternyata film horor barat terbaik itu memang kehadirannya sudah ada sedari Anda masih “berukuran mini”. Seperti The Entity yang bahkan dirilis pada tahun 80-an, film horor satu ini juga termasuk salah satu film horor yang harus ditonton untuk siapa pun yang mengaku sebagai pengagum para hantu yang kerap mengganggu ketenangan manusia.

The Entity sendiri digarap berdasarkan kisah yang dilontarkan dari mulut ke mulut oleh masyarakat Amerika tentang sebuah peristiwa mengerikan yang terjadi tanpa meninggalkan bukti. Peristiwa itu terjadi pada tahun 1974 di mana seorang wanita penduduk Amerika Serikat mengatakan dirinya diserang beberapa kali dan bahkan diperkosa oleh setan. Insiden misterius sekaligus unik itu pun kemudian mengundang perhatian beberapa penyidik kasus supernatural untuk meneliti rumahnya.

Sejak itu, The Entity akan memaksa Anda untuk terus mengikuti jejak dari tim penyidik setan itu. Benar sekali, The Entitiy tidak menjadikan korban sebagai sorotan utama, melainkan tim paranormal yang melakukan penelitian terhadap aktivitas tak biasa di rumah tersebut. Seperti yang disebutkan sebelumnya bahwasanya The Entity merupakan film horor barat yang diangkat dari kisah nyata seorang wanita bernama Doris Bither yang tinggal di Culver City, California, Amerika Serikat.

8. The Exorcist (1973)

The Exorcist (1973)

Sama seperti The Haunting, film horor barat keluarga terbitan tahun 70-an ini juga mengangkat kisah dari novel berjudul sama karya William Peter Blatty. Sebagaimana judulnya, The Exorcist juga bercerita tentang eksorsisme atau ritual pengusiran setan yang ditujukan pada bocah perempuan yang kerasukan setan. Sebagai film horor kesurupan yang sudah lama terbit, jelas The Exorcist menampilkan aktor-aktris yang masih samar terdengar di telinga Anda, seperti Ellen Burstyn, Linda Blair, Max von Sydow, Jason Miller, dan ada beberapa lagi.

Sebetulnya, kisah pada The Exorcist ataupun novel yang menjadi sadurannya itu terinspirasi dari sebuah praktik pengusiran setan pada tahun 1949 yang dilakukan kepada seorang bocah laki-laki berusia 14 tahun. Banyak orang yang menyebut The Exorcist sebagai film horor barat klasik tentang naak setan karena berpusat pada sang anak yang kerasukan. Selain The Exorcist, sebetulnya film lain berbentuk serial yang juga menampilkan “anak setan” seperti The Omen dan Rosemary’s Baby yang terkenal itu.

The Exorcist juga dianggap sebagai film horor barat terlaris dan tersukses karena meraih keuntungan yang sangat banyak yakni mencapai $402.500.000 saat diputar di seluruh dunia. Selain itu, The Exorcist juga masuk ke sepuluh nominasi Piala Oscar 1974 yang dua di antaranya, Penata Suara Terbaik dan Penulisan Skenario Adaptasi Terbaik, berhasil dimenangkan. Pada saat perilisannya kala itu, ternyata The Exorcist juga mendapat larangan tayang di kota-kota individual serta beberapa negara lain karena berbagai alasan, seperti dianggap terlalu menakutkan dan berkaitan dengan agama. Hal ini juga yang kemudian menjadikan The Exorcist sebagai salah satu film horor barat kontroversi yang keren.

9. The Ring (2002)

The Ring (2002)

Sosok hantu Sadako pasti sudah akrab buat Anda. Hantu yang keluar dari layar televisi itu pun kemudian menarik perhatian Gore Verbinski untuk meng-Hollywood-kan hantu yang tadinya bergentayangan di Ringu milik Jepang dengan nama Samara. Kedua film ini kasusnya juga sama seperti The Exorcist di mana terinspirasi dari novel Ring milik Koji Suzuki yang mengisahkan tentang kehidupan orang-orang yang terancam setelah menyaksikan sebuah video rekaman terkutuk yang misterius.

Setelah menonton rekaman berisikan gambar acak yang mengganggu itu maka siapa pun yang menontonnya “dikabarkan” akan meninggal dalam waktu tujuh hari. Tentu jika melihat tahun keluarnya, belum banyak sineas Hollywood yang memiliki ide seperti itu. Maka darinya, Gore dikatakan cepat tanggap melihat perkembangan film di kancah dunia dengan mengabaikan kualitas dari industri perfilman di negara tersebut.

Berkat kelihaiannya dalam mengadaptasi film serta novel yang berfokus pada teror hantu tersebut, The Ring bukan hanya meraih kesukesan secara komersial, melainkan juga diganjar dengan 7 penghargaan pada tahun 2003. Bahkan, The Ring juga sempat nangkring di puncak box office Amerika Serikat yang membuktikan bahwa antusias masyarakat untuk melihat seberapa menakutkan hantu yang keluar dari dalam kaca itu sangat besar.

10. The Conjuring (2013)

The Conjuring (2013)

Tiga tahun setelah Insidious mereda, Hollywood kembali menciptakan hype lewat The Conjuring yang digawangi oleh James Wan dengan memboyong aktor-aktris Vera Farmiga dan Patrick Wilson sebagai aktor-aktris yang bermain sebagai Ed dan Lorraine Warren. Mungkin belum banyak yang tahu kalau The Conjuring ini dibuat berdasarkan kisah nyata yang dialami oleh Warren tentang rumahnya di lokasi pertanian yang dihuni oleh makhluk lain.

Untuk membantu mengusir roh jahat yang berada di rumah itu, Warren meminta bantuan dari pasangan paranormal bernama Ed dan Lorraine. Dengan segala kemampuan yang dikerahkan oleh Ed dan Lorraine, akankah roh jahat berupa wanita tua yang mendekam di rumah tersebut bisa angkat kaki dengan senang hati? Sebelum The Conjuring, sebetulnya ada juga film lain berjudul The Amitville Horror yang dibuat berdasarkan kisah Lorraine dan Ed Warren.

Setelah dirilis di Amerika Serikat, Kanada, Inggris, India, dan negara lain termasuk Indonesia, The Conjuring melanjutkan kisahnya lewat sekuel The Conjuring 2 yang rilis 10 Juni 2016 lalu. Sebagai film horor, The Conjuring ternyata memiliki pesona sendiri. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya tinjauan positif dari para kritikus dan penonton mengenai filmnya. Belum lagi dengan pendapatannya yang bombastis yakni mencapai lebih dari $194 juta di seluruh dunia, The Conjuring juga termasuk sebagai salah satu film horor barat terlaris sepanjang masa.

11. The Orphanage (2007)
🌟 7.5/10

 

12. The Devil’s Backbone (2001)
🌟 7.5/10

 

13. The Uninvited (1944)
🌟 7.4/10

 

14. Poltergeist (1982)
🌟 7.4/10

 

15. Stir of Echoes (1999)
🌟 7.0/10

 

16. The Awakening (2011)
🌟 6.5/10

 

17. Oculus (2013)
🌟 6.5/10

 

18. The Woman in Black (2012)
🌟 6.4/10

 

19. The Blair Witch Project (1999)
🌟 6.4/10

 

20. Lights Out (2016)
🌟 6.4/10

 

21. The Uninvited (2009)
🌟 6.4/10

 

22. Paranormal Activity (2007)
🌟 6.3/10

 

23. Haunted (1995)
🌟 6.2/10

 

24. Ghost Story (1981)
🌟 6.2/10

 

25. Mama (2013)
🌟 6.2/10

 

26. Mirrors (2008)
🌟 6.2/10

 

27. Ghost Ship (2002)
🌟 5.5/10

 

28. Friend Request (2016)
🌟 5.4/10

 

Setiap film horor barat terseram pada daftar tersebut mencapai kesuksesannya masing-masing, baik secara komersial maupun berdasarkan tanggapan. Namun walau bagaimana pun, eksistensi film horor di industri perfilman Hollywood tidak sementereng film-film bergenre lain, semisal fantasi, komedi, aksi, sci-fi, dan romance. Sebagai contohnya The Sixth Sense, film horor supernatural nomor satu itu pun hanya mampu menggasak posisi 81 pada daftar film terlaris sepanjang masa.

Berikan Komentar