19 Film Dance Terbaik Sepanjang Masa di Dunia

Di dunia perfilman, tentu kita tidak asing dengan tontonan yang mengundang rasa takut, penasaran, atau bahkan gelak tawa. Bahkan bukan cuma itu, ada juga beberapa jenis film yang menyajikan aksi menakjubkan seperti dance atau tarian. Seperti zaman ’90-an dimana banyak sekali PH yang melahirkan film-film bertemakan dance. Tapi semakin kesini, nampaknya peminat film yang melibatkan gerak tubuh juga semakin berkurang.

Padahal, film tentang dance bisa menjadi tontonan yang asik, entah itu film dance klasik ataupun dance modern. Apalagi bila dicampur dengan musik atau yang dikenal dengan drama musikal, pasti film tersebut menjadi lebih hidup. Maka dari itu, tidak ada salahnya apabila Anda menonton salah satu film dance terbaik sepanjang masa yang akan Oliswel tampilkan berikut ini.

1. Step Up (2006)

Step Up (2006) Film Dance Terbaik

Film Step Up menceritakan seorang pemuda bernama Tyler Cage yang diperankan oleh Channing Tatum bersama kedua temannya yang tinggal di lingkungan yang keras. Mereka bertiga hidup sebagai berandalan yang suka sekali berbuat onar. Hingga suatu ketika, Tyler ditangkap oleh polisi akibat perbuatannya. Tyler diganjar hukuman membersihkan sekolah selama 200 jam.

Titik balik kehidupan Tyler berawal dari sekolah tempat dia menjalani hukuman akibat perbuatannya tersebut. Tyler yang dahulunya hanyalah tukang onar, lantas merubah pandangannya ke depan demi kehidupan yang lebih baik. Perubahan tersebut Tyler alami semenjak bertemu dengan Nora yang diperankan oleh Jenna Dewan Tatum (yang saat ini menjadi istrinya).

Step Up menjadi film dance terbaik di dunia yang sepertinya tidak akan tenggelam ditelan persaingan. Hal ini nyata dibuktikan dengan lahirnya sekuel-sekuel lanjutan dari film Step Up yang kemudian peran utamanya diganti oleh Ryan Guzman.

2. Dirty Dancing (1987)

Dirty Dancing (1987)

Dirty Dancing mengisahkan seorang wanita bernama Baby (Jenifer Grey) yang bertemu seorang instruktur tari bernama Johny Castle (Patrick Swayze) yang sekaligus menjadi pekerja di sebuah resort tempat Baby menghabiskan liburan musim panasnya.

Dirty Dancing masuk ke dalam jajaran film dance terbaik tahun 80’-an yang sangat sayang untuk Anda lewatkan. Namun ada yang perlu Anda ketahui sebelum menontonnya. Dirty Dancing, sebagaimana namanya, merupakan film yang banyak menampilkan tarian-tarian panas dan menggugah hasrat berahi setiap penontonnya.

3. Dance With Me (1998)

Film Dance With Me mengisahkan tentang kehidupan seorang pemuda yang memiliki bakat menari. Rafael hidup berdua dengan ibunya tanpa mengetahui siapa ayah kandungnya sejak kecil karena selalu dirahasiakan oleh sang ibunda. Hingga kemudian, ibu kandung Rafael menghembuskan nafas terakhirnya akibat penyakit yang selama ini ia idap.

Kepergian ibu kandungnya menjadikan Rafael harus hidup sebatang kara. Sampai satu waktu dia tinggal di Amerika Serikat setelah mendapat undangan dari teman lama ibunya. Cerita berlanjut hingga Rafael bertemu seorang penari bernama Ruby Sinclair dan merajut cinta bersamanya.

Film Dance With Me menjadi bukti perjuangan Rafael mendapatkan hati seorang Ruby Sinclair yang tengah mengalami banyak konflik dengan kekasihnya. Film bergenre drama romantis ini dirilis pada tahun 1996. Pemeran utamanya, Rafael, diperankan oleh Chayanne. Sedangkan Ruby Sinclair, yang berakhir di pelukan Rafael, diperankan oleh Vanessa Williams.

4. Singin’ in the Rain (1952)

Singin’ in the Rain (1952)

Film Singin’ in the Rain bercerita tentang sebuah kelompok berisikan bintang film bisu. Suatu waktu datang teknologi baru yang bisa menampilkan gambar dan suara. Hal tersebut membuat salah satu rumah produksi film berencana untuk mengajak kelompok tersebut membuat film yang menampilkan gambar dan suara, bukan sekadar film bisu.

Singin’ in the Rain merupakan film dance terbaik sepanjang masa yang dirilis pada tahun 1952, lalu kembali dirilis ulang pada tahun 2013. Film ini membawa sedikit pesan kepada kita mengenai bagaimana cara menjaga perasaan orang lain terhadap kekurangan yang dimilikinya.

5. Saturday Night Fever (1977)

Saturday Night Fever (1977)

Saturday Night Fever adalah film bergenre drama musikal yang diproduksi pada tahun 1977. Tak lama setelah perilisannya, banyak wanita yang tergila-gila dengan seorang John Travolta. Beberapa dari Anda mungkin kurang familiar dengan film dance terbaik yang satu ini. Maka dari itu, mari kita tilik sedikit cerita yang diangkat pada film ini.

Saturday Night Fever menceritakan seorang pria berusia 19 tahun bernama Tony Manore yang bekerja di sebuah toko perkakas di Brookly, New Work. Tony sendiri adalah seorang pemuda yang mempunyai keahlian berdansa. Kemampuan tersebut menjadikannya memperoleh julukan “raja lantai disiko” di sebuah diskotek lokal bernama 2001 Odyssey.

6. Center Stage (2000)

Center Stage menceritakan perjuangan banyak penari yang mengikuti audisi bergengsi balet bernama American Ballet Academy. Tahap audisi yang sulit menyisakan 12 kandidat dengan bakat tari yang luar biasa. Setiap tahap tentu lebih menantang hingga akan menyisakan 6 penari balet saja yang terdiri dari tiga laki-laki dan juga tiga perempuan.

Masalah dan konflik antar satu kontestan dengan yang lainnya mulai berdatangan dan membuat kompetisi tersebut semakin panas. Koreografer yang mulai kesulitan untuk melatih juga seorang direktur yang mendadak muncul dengan niat menghancurkan segala rencana membawa masing-masing dari peserta bersaing dalam artian yang sebenarnya.

Film Center Stage merupakan sebuah film bergenre drama yang dirilis pada tahun 2000. Disutradarai oleh Nicholas Hytner dan naskah cerita ditulis oleh Carol Heinekken. Film bertemakan dance terbaik yang satu ini seakan mengenalkan kita bahwa dunia pangguna bukan sesuatu yang sekadar menghibur, seperti yang selama ini banyak orang anggap. Lebih jauh dari itu, kerja keras dan usaha justru menjadi pegangan untuk siapa saja yang bakal bertahan.

7. Footloose (2011)

Footloose (2011)

Film dance terbaik sepanjang masa wajib tonton berikutnya adalah Footlose. Footloose mengawali cerita di sebuah kota bernama Bomont yang memberlakukan aturan untuk melarang pesta, musik, serta tarian publik. Peraturan tersebut dibuat karena sebuah tragedi nahas yang membunuh lima pemuda dalam kecelakaan mobil akibat sang supir yang mabuk saat menyetir.

Sementara itu, tiga tahun kemudian, Ren, seorang pemuda yang punya hobi menari pindah ke Bomont karena ibunya baru saja meninggal. Ia tinggal bersama pamannya di kota dimana berlaku aturan yang sudah pasti menyiksa dirinya. Cerita terus berlanjut hingga suatu waktu Ren membuat petisi untuk mengajikan banding pada hukum Bomont mengenai aturan yang melarang musik dan tarian tersebut. Petisi tersebut dibuat karena ia menginginkan sebuah pesta dansa tahun terakhirnya di SMA.

8. Black Swan (2010)

Black Swan (2010)

Selanjutnya, ada Black Swan yang diproduksi pada tahun 2010. Film Black Swan mengisahkan kehidupan wanita rapuh bernama Nina yang bekerja dalam sebuah perusahaan balet. Pada suatu hari, Nina mengikuti audisi yang diadakan perusahaan tersebut untuk mencari balerina yang dapat memerankan karakter Ratu Angsa dalam pertunjukan balet Swan Lake.

Dalam mengambil peran tersebut, Nina kesulitan untuk menampilkan dua wajah yang berlawanan: White Swan dan Black Swan. Tak jarang matanya selalu berkaca-kaca sebagai wujud kehidupan yang dilaluinya sehari-hari. Balet seakan menjadi satu-satunya ruang dimana Nina bisa berinteraksi dengan pikirannya sendiri.

Film Black Swan mendesak penontonnya untuk menelusuri setiap hal yang terlihat atau bahkan yang tidak terlihat oleh Nina. Apakah Nina berhasil mendapatkan peran bipolar sebagai Ratu Angsa tersebut? Atau malah Nina yang menginvasi dirinya ke daerah yang tak bisa diraba oleh orang-orang di sekitarnya?

9. Billy Elliot (2000)

Billy Elliot (2000)

Kisah pilu yang dialami oleh Billy Elliot bisa menguras air mata Anda. Billy Elliot sendiri merupakan film dance terbaik yang menceritakan seorang anak berusia 12 tahun yang merasakan kepahitan hidup akibat krisis ekonomi negaranya, Inggris, pada tahun 1984. Meski menjalani masa kecil yang kelam, ada satu hal yang membuat Billy merasa hidup yaitu kegemarannya terhadap balet.

Sementara di sisi lain, ayahnya menginginkan Billy mengikuti jejak kakeknya sebagai petinju yang banyak meraih medali. Namun Billy tetap mendengarkan isi hatinya, bahkan dia rela menggunakan uang yang seharusnya dipakai untuk berlatih tinju untuk mengikuti sebuah les balet. Jelas, ayah Billy marah besar setelah mengetahui anaknya berbohong. Namun, Billy membuktikan bahwa pilihan hidupnya berada di tangannya.

10. Shall We Dance (2004)

Shall We Dance (2004)

Shall We Dance membawa cerita seorang pengacara bernama Clark yang mempunyai kehidupan sempurna. Mempunyai istri cantik bernama Beverly, karir yang mapan, serta rumah tangga harmonis dan jauh dari konflik menjadikan Clark hidup tanpa cela. Namun pada satu titik, Clark menemukan kejenuhan hidupnya. Jalan hidup yang mulus-mulus saja justru membuat ia bosan dan tidak merasakan hidup.

Berawal dari kejenuhan tersebut, Clark memutuskan untuk mengikuti pelatihan tari. Kegiatan Clark yang satu ini dirahasiakan dari istrinya. Clark tidak ingin istrinya mengetahui ada ruang dimana Beverly tidak bisa memasukinya. Hingga suatu ketika, Clark yang telah pandai menari berminat untuk ikut kompetisi menari. Tentu hal ini menimbulkan kebimbangan dalam hati Clark. Jika dia melakukannya, rahasianya selama ini akan diketahui istrinya, jika tidak maka Clark mengkhianati keinginannya sendiri.

Shall We Dance merupakan salah satu film dance terbaik wajib tonton yang memiliki durasi tayang selama 106 menit. John Clark diperankan oleh Richard Gere, kemudian istrinya Beverly dimainkan oleh Susan Sarandon, dan pelatih menari Clark bernama Paulina dibintangi oleh Jennifer Lopez. Film ini cukup menghibur, terutama dengan gerakan-gerakan dansa yang bakal membuat Anda terpaku di depan layar untuk menyaksikan keindahannya.

11. Grease (1978)

Grease (1978)

Grease merupakan film musikal tahun 1978 yang terinspirasi dari film musikal tahun 1971 hasil karangan Warren Casey dan Jim Jacobs. Film Grease menjadi salah satu film dance terbaik yang sukses di pasaran ataupun di bioskop. Mengangkat nama John Travolta dan Olivia Newton yang menjadi ikon utama dalam film ini.

Film Grease menampilkan gerakan-gerakan dansa yang sangat keren dibalut musik-musik pendukungnya yang membuat tarian terlihat lebih berkesan. Dengan menontonnya, kita juga diajarkan untuk mengisi hari-hari di masa-masa sekolah dengan berbagai kegiatan seru bersama teman-teman tanpa harus memikirkan sakitnya kehilangan saat momen perpisahan.

12. Take The Lead (2006)

Take The Lead (2006)

Take The Lead bercerita tentang seorang pria kulit putih bernama Pierre Dulane yang cukup terkenal dengan kelihaiannya dalam menari di Manhattan. Dulane yang merasa pamornya belum memberikan kepuasan menjadikannya berani mengambil keputusan untuk menjadi guru tari di sebuah SMU yang terletak di kawasan kumuh kota New York yang banyak ditinggal oleh orang kulit hitam.

Mengetahui bahwasanya orang kulit hitam menganggap berlatih tari adalah kegiatan yang hanya dilakukan oleh kaum kelas atas, khususnya para pemilik kulit putih membuat sebagian orang menilai bahwa tindakannya tersebut sangatlah tidak berguna. Namun Dulane tidak patah arang, dia mulai menunjukkan kemahirannya menari di depan anak didiknya meski tidak dihiraukan. Hingga perlahan satu persatu anak didiknya mau berlatih dengannya sekaligus menyadari bahwa tarian adalah milik smua orang.

Film dance terbaik yang satu ini bukan sebatas tontonan berdurasi yang bisa mengisi waktu luang Anda. Akan tetapi, Take The Lead juga meninggalkan bekas berupa pelajaran kepada setiap penontonnya untuk tidak patah semangat meski merasa dirinya berbeda dengan yang lain.

13. Stomp the Yard (2007)

Stomp the Yard (2007)

Film Stomp the Yard bercerita tentang seorang remaja bernama DJ William dan adiknya Duron yang tengah mengikuti lomba dansa sebagai perwakilan dari sebuah kelmpok bernama Goon Squad. Perlombaan tersebut berhasil mereka menangkan. Tapi setelah itu, pemimpin dari kelompok lawan kembali menantang mereka dan melipat gandakan taruhannya. Lagi-lagi, Goon Squad memenangkan pertandingan yang kedua.

Kekalahan berturut yang kelompok lawan terima menjadikan pemimpinnya geram dan menantang DJ berkelahi. Duron yang melihat kejadian tersebut berusaha melerai, tapi ia malah terkena tembakan dan mati terbunuh. Akibat peristiwa itu, DJ sempat ditahan namun tak lama kemudian dibebaskan karena terbukti tidak bersalah. Setelahnya, DJ tinggal bersama bibi dan pamannya di Atlanta, Georgia dan masuk ke salah satu universitas di mana DJ bertemu dan jatuh hati dengan seorang perempuan bernama April. Cerita terus berlanjut hingga DJ cukup disegani kemampuan dance-nya.

Stomp the Yard merupakan film dance terbaik asal Amerika yang membawa genre drama. Film ini diproduksi pada tahun 2007 lalu, disutradarai oleh Sylvain White dan penulis naskahnya adalah Robert Adetuyi dan Gregory Anderson. Bintang dalam film Stomp the Yard antara lain Columbus Short, Meagan Good, Ne-Yo, Darrin Dwitt Henson, Allan Louis, dan masih banyak lagi.

14. Save The Last Dance (2001)

ave The Last Dance (2001)

Save The Last Dance mengisahkan tentang seorang gadis remaja bernama Sara dengan bakat menarinya yang luar biasa. Meskipun ahli dalam menari, Sara tidak bisa banyak mengekspesikan keahliannya itu dikarenakan kegiatan sekolahnya yang begitu padat. Hal tersebut juga yang membuat Sara kerap mencuri-curi waktu dari kegiatannya di sekolah untuk menyalurkan bakatnya tersebut.

Hingga suatu hari Sara yang hendak pentas dalam sebuah pertunjukan tari mendapatkan kabar buruk. Ibu kandung Sara meninggal saat melakukan perjalanan untuk menonton pertunjukannya. Kejadian tersebut lantas memukul Sara ke titik terendah dalam hidupnya sampai datang waktu dimana Sara kembali menyalakan api semangatnya untuk mengejar mimpinya menjadi penari profesional.

Film Save The Last Dance yang dirilis pada tahun 2001 ini cukup menguras emosi penontonnya. Pergulatan batin yang dialami oleh Sara secara tak sadar membuat kita memikirkan apa perasaan yang timbul jika kejadian tersebut yang menimpa kita.

15. Bring It On (2000)

Bring It On (2000)

Awalnya Bring It On dirilis pada tahun 2000, namun kesuksesan pada peluncuran film dance terbaik sepanjang masa ini melahirkan sekuel-sekuel lanjutan seperti Bring It On Again, Bring It On: All or Nothing, Bring It On: In It to Win It, dan Bring It On: Fight to the Finish. Film ini mengangkat cerita kehidupan anggota pemandu sorak.

Film Bring It On menceritakan sebuah sekolah menengah atas bernama Rancho Carne atau lebih dikenal dengan The Toros yang acap kali meraih gelar juara pada perlombaan cheerleader tingkat nasional. Sang pemimpin regu, Big Red yang akan pensiun harus menyerahkan tahtanya pada Torrance Shipman yang tak lain adalah junornya. Hingga suatu hari, The Toros yang tengah dipimpin oleh Torrance ingin mengikuti sebuah kejuaraan yang tinggal menghitung hari mendapati sebuah masalah. Salah seorang anggota Toros ada yang cedera sehingga mau tidak mau harus diganti, dan terpilihlah seorang wanita bernama Missy Patone yang baru menjadi anggota Toros.

Missy awalnya menolak karena mengetahui bahwa gerakan yang hendak dilakukan pernah ia lihat. Hal tersebut membuat mereka melakukan perubahan gerakan dengan menyewa seorang koreogafer bernama Sparky yang ternyata juga mengajarkan gerakan yang sama di 6 sekolah lain pada babak penyisihan. Ini berarti bakal ada 6 tim lain yang memiliki gerakan sama dengan Toros. Lalu siapakah yang bakal menjadi juaranya?

16. Magic Mike XXL (2015)

Magic Mike XXL (2015)

Film Magic Mike XXL merupakan film besutan Gregory Jacobs dan naskah ditulis oleh Channing Tatum dan Reid Carolin. Channing Tatum sendiri mempunyai peran sebagai Mike dalam film bergenre drama, komedi, dan musik ini. Bintang terkemuka lain yang turut meramaikan adalah Amber Heard, Jada Pinkett, Matt Bomer, Elizabeth Banks, dan Joe Manganiello.

Magic Mike XXL mengisahkan tiga tahun setelah film sebelumnya Magic Mike. Mike yang berprofesi sebagai penari striptease bersama teman-temannya mempelajari gerakan baru sekaligus melepaskan masa lalu dengan cara yang mengejutkan untuk mendongkrak popularitas mereka. Berhasilkah mereka?

17. Battle of the Year (2013)

Battle of the Year (2013)

Tentu Anda tidak asing dengan yang namanya B-boy, atau breakdance yang menampilkan tarian dengan jenis gerakan yang jauh berbeda dengan dance. B-boy mengutamakan kekuatan fisik dalam menjual gerakannya. Hal ini yang membuat B-boy cukup menghibur bila dijadikan sebuah film, seperti Battle of the Year. Film dance terbaik asal Amerika ini dirilis pada tahun 2013 dan telah banyak sekali diputar di banyak negara. Kebanyakan penontonnya tentu anak-anak muda yang menyukai euforia sebuah pertunjukan.

Battle of the Year sendiri mengisahkan perjuangan sebuah tim B-boy asal Amerika serikat yang haus akan gelar juara yang sudah belasan tahun tidak mereka raih. Hal tersebut membuat ketua tim yang bernama Dante Graham mempekerjakan seorang lelaki Jason Blake untuk melatih timnya.

Blake memulai pelatihannya dengan menggabungkan tim yang ia pegang untuk membentuk sebuah tim impian yang terdiri dari pemain-pemain terbaik yang berasal dari seluruh negara bagian di Amerika Serikat. Perjuangan mereka pun dimulai hingga sampai pada sebuah kompetisi yang mau tidak mau mengharuskan mereka berjuang mati-matian hingga akhirnya tembus ke babak semi final untuk bertemu lawan tangguhnya dari Korea yang menjadi salah satu tim terbaik yang telah sering menjadi juara.

18. StreetDance 3D (2010)

StreetDance 3D (2010)

StreetDance 3D mengisahkan kehidupan 10 orang yang tergabung dalam kelompok penari jalanan bernama The Crew yang dipimpin oleh Jay. Berselang pada 5 minggu sebelum The Crew hendak mengikuti kontes penari jalanan, datang masalah ketika pimpinan The Crew yaitu Jay memutuskan untuk berhenti sebagai penari jalanan dengan dalih ingin berkonsentrasi pada kuliahnya.

Setelah kepergian Jay, posisinya sebagai pemimpin diambil alih oleh kekasihnya yakni Carly. Carly berjuang mati-matian membentuk timnya untuk bisa menjuarai kompetisi tersebut. Bahkan sampai-sampai ia rela meminjam studio balet untuk dijadikan tempat latihan timnya dengan syarat harus memasukkan 5 siswa balet ke dalam timnya untuk ikut dalam kompetisi penari jalanan tersebut.

Film StreetDance 3D menjadi karya modern yang cukup menghibur penonton. Pada ujung ceritanya, Anda akan disuguhkan bagaimana 2 aliran tari bisa bersatu dengan harmoni menciptakan gerakan yang indah dipandang. Film dance terbaik sepanjang masa berdurasi 98 menit ini memiliki genre drama musikal yang rilis pada tanggal 19 Mei 2010.

19. Honey (2003)

Honey (2003)

Film Honey mengikuti seorang bartender sekaligus guru tari bergenre hip-hop komunitas lokal di kota New York bernama Honey Daniels. Honey mempunyai impian untuk menjadi penari terkenal di negaranya tersebut. Mimpi Honey pada akhirnya tercapai setelah ia bertemu dengan seorang sutradara yang sedang menggarap sebuah video klip, lalu “meminjam” keahlian Honey untuk menciptakan gerakan sekaligus melibatkan dirinya sebagai penari latar dari video klip tersebut.

Film Honey merupakan sebuah film dance terbaik sepanjang masa bergenre drama musikal yang ditayangkan pada tahun 2003 oleh Universal Pictures. Film ini disutradarai oleh Bille Woodruff dan penulis naskahnya bernama Alonzo Brown. Honey dalam film ini diperankan oleh seorang aktris cantik bernama Jessica Alba.

Berikan Komentar